Gramedia @ MOI: 30% off

29 March 2010 § 1 Comment

Kemarin siang—hari Ahad, 28 Maret 2010—Toko Buku Gramedia di Mall of Indonesia atau yang disingkat MOI sedang ada diskon 30% untuk semua barang (kecuali elektronik 10%) yang berakhir pada 4 April 2010. Seru deh (baca: Gile dah!?).

“Udah kayak pasar ikan. . . ,” cibir seorang anak berusia 12 tahun.

Ah, bener juga sih, kata gua dalam hati. Riweuh banget di sini. Mungkin situasi crowded gini malahan lebih parah ketimbang pasar ikan. So random, sodara-sodara! Unpredictable… Atau mungkin unbelievable

Berjejalan orang-orang yang mau beli buku. Fiksi, non-fiksi, novel, komik, buku pengembangan diri, buku impor, politik, budaya, masak-masakan, wisata kuliner, Harlequin, teenlit, chicklit, tinta printer, printernya, stationery, ATK, apa aja dah yang dijual di toko buku, semuanya diborong sama para pembesar ibukota yang sedang bertandang kemari.

Gua yang saat itu mampir ke gading memang memiliki misi suci: mencari buku yang baru release dan new arrival. Itu pun hanya untuk di catat, bukan untuk dibeli. Dan ada beberapa yang gua catat kemarin dulu pengen gua beli nanti.

Pada awalnya gua mengetahui promosi ini dari Koran Kompas edisi hari Sabtu, 27 Maret. Oleh karena gua merasa ini single trip pertama ke Mall of Indonesia—dan gua sama sekali kagak tahu di mana itu MOI—gua memerlukan informasi sedetail mungkin tentang MOI. Gua segera saja googling dan menemukan blog yang isinya pas banget: Grand Opening Gramedia MOI. Di situ tertulis Gramedia at MOI, Kelapa Gading 1. Of course gua mengartikannya sebagai MOI = MKG.

Dengan berbekal informasi dari internet dan sedikit teman yang mengetahui tentang Kelapa Gading, gua percaya diri langsung meluncur ke TKP. Gua naik Mikrolet 37 jurusan Pulogadung – Senen. Dan kepanikan dimulai. Gua yang memang buta arah kalau sudah menyangkut Pulomas dan sekitarnya otomatis mempercayai jiwa dan raga kepada sopir kijang berwarna biru ini. Dan anjrit! Sue bangat! Pas gua turun dari angkot itu dan bertanya basa-basi ke sekuriti MKG, ia menjawab, “Oh, MOI itu masih terus, Mas. Puteran di depan ini, nih, Mas lalu belok ke kanan. Nah itu teruuuuuus lurus aja. MOI itu ada di seberangnya.”

“Lah, jadi bukan di mari????” Tanya gua lagi dengan tampang yang—ehm… weird banget.

“Bukan. Beda itu Mas.”

Gak mikir panjang, gak mikir dua kali, dan memang gak mikir sama sekali, gua yang penyuka ngecer kalo ke mana-mana ini segera tancap gas. Whuussss.. sampailah gua di MOI itu. Dan gua takjub sendiri melihat secara langsung Mall yang tahun 2008 lalu baru launching itu. Dengan bangunannya yang tinggi menjulang, kemudian pilar-pilar kolom yang berukuran super besar menonjol ke luar, serta ukiran-ukiran yang rumit khas gedung di jantung kota Barcelona menandakan bahwa gaya arsitektur dari Mall of Indonesia ini berkiblat pada gaya arsitektur lama Spanyol abad ke-8. Dan tolong dicatat: kaga ada sama sekali menyentuh seni dan budaya daerah dari seluruh wilayah nusantara. Kaga ada Indonesia-Indonesia nya! Di sini gua sedikit kecewa, gan!

Well, gak lama-lama gua melototin fasad dari gedung yang dibangun oleh pengembang properti Summarecon ini. Gua lalu beranjak ke lantai dua dan hunting buku di Gramedia yang memang jadi tujuan utama hari itu.

Gua berdiri di depan pintu depan Gramedia. Yang terpantul di kedua mata gua adalah pemandangan yang mirip dengan ungsian bencana alam.

Orang-orang pada numpuk di pintu depan Gramedia. Ada yang duduk di bangku panjang, bahkan banyak pula yang duduk lesehan. Mereka yang berkerumun itu kebanyakan adalah ibu-ibu dengan anak bayinya dan orang lanjut usia yang tidak kuat bergabung dengan keluarganya di dalam toko buku itu. Penuh banget di dalam. Situasi ini mendekati ‘gawat’ siaga 1. Ya, benar-benar sesak di dalam sana. And finally, gua masuk ke dalam tanpa bisa menyesal. Gua bertarung dengan setidaknya 500 orang yang berjubel di seluruh bagian rak buku, mereka saling tidak bisa bergerak bebas. Antrian kasir pun mengular sampai mengganggu orang lain yang ingin mencari buku.

Dengan penuh kesulitan dan kerja keras akhirnya gua mendapatkan apa yang gua cari (gua khusus minta maaf buat teman gua yang udah nitip buku, gua sama sekali gak bisa cari apa-apa di sana. Sulit bagi gua saat itu meraba-raba di mana gua harus cari itu buku).

Dan waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Tepat pukul 17.00 WIB gua berada di kasir bagian buku-buku islam. Untunglah, setelah satu jam gua ikut ngantri di barisan depan kasir, akhirnya bisa keluar juga dari antrian yang semakin menggila.

Tagged: , , , , ,

§ One Response to Gramedia @ MOI: 30% off

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Gramedia @ MOI: 30% off at B e r s a n t a i S e j e n a k . . ..

meta

%d bloggers like this: