Kehabisan Baterai

14 December 2010 § Leave a comment

Tak..tak..tak!
Langkahmu selalu membekas.
Tak sekalipun dirimu bicara,
Namun langkahmu itu terlalu liar bagiku.
Wahai penunjuk waktu yg aneh,
tidakkah kau sadar bahwa dirimu telah hilang arah.
Kau mabuk dalam jejak huyungmu.

Kau aneh, tak-beraturan, idealis, salah asuhan.
Kau tak tahu tempat yang nyata.
Sekarang kau tak lagi berbeda dengan lalat hijau.
Dan rintihanmu, kau tahu itu?
Rintihanmu tak membuatku damai.
Mata pun tak sudi terpejam,
hingga pikirku lebam.

Baiklah, baiknya kau dipensiunkan kini.
Mungkin terlalu gesa keputusan ini.
Tapi tak lebih layak kerjamu itu daripada diam.
Mati dengan pujian, meski kau pun tak mau diam.

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kehabisan Baterai at B e r s a n t a i S e j e n a k . . ..

meta

%d bloggers like this: