「Ngayab」 Jakarta: MASK—Gramedia GI

25 December 2010 § 2 Comments

Sudah saya duga, hari libur (hanya berada di rumah tak berbuat apa-apa) merupakan hari yang membosankan dalam hidup. Setidaknya itu terjadi pada saya, seorang pekerja kantoran dinamis yang meluangkan waktunya untuk berkuliah di Fakultas Humaniora Depok. Maka ketika hal itu terjadi, pertanyaan paling pertama yang dilemparkan adalah “Mau ke mana kitah(baca: saya)?

Pertanyaan mudah. Jawaban yang benar dan yang paling benar bagi saya saat itu adalah Gramedia Grand Indonesia. Alasan pertama, saya menyukai gramedia. Kedua, gramedia Grand Indonesia paling eksklusif yang pernah saya ketahui (mudah nyobek plastik, tas boleh dibawa-bawa, dan ini yang paling menyenangkan: diperbolehkan lesehan baca buku di lantai!). Alasan ketiga, karena di akhir tahun ini Gramedia Grand Indonesia merayakan ulang tahunnya yang berimplikasi pada diskonnya produk-produk yang dijual Gramedia Grand Indonesia (tentu saja tidak termasuk produk elektronik).

Pertanyaan selanjutnya, “Lewat mana?”

Hem…pertanyaan ini tak langsung terjawab karena menyangkut kesenangan dalam sebuah perjalanan. saya berpikir, perjalanan ini harus berbeda dari sebelumnya. Kalau langsung menuju TKP, maka kurang bermakna kegiatan ngayab kali ini karena inti dari sebuah perjalanan adalah pengalaman baru. Oleh karena itu, saya memutuskan akan melakukan pit-stop terlebih dahulu di Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK). Seperti di bawah ini rutenya.

Klik gambar untuk memperbesarnya.

FYI, dari rumah(simbol A), saya berjalan sampai Jalan Duren Sawit Raya sekitar 10 menit (sudah pernah dihitung). Kemudian naik metromini bernomor 50 jurusan Perumnas Klender—Kampung Melayu. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit. Sesampai di Terminal Kampung Melayu(simbol B), segera saya mencari bus PPD 213 Kampung Melayu—Grogol. Turun tepat di depan Taman Suropati, saya lekas menuju Masjid Agung Sunda Kelapa(simbol C) untuk mendengarkan Khotbah Jumat dan menunaikan salat Jumat.

Tidak disangka, setelah salat saya malah menyisihkan “uang buku” saya untuk membeli sepasang batik yang dijajakan di halaman timur Masjid Agung. Pupuslah harapan saya memborong banyak buku. Mungkin saya hanya membeli 2-3 buku saja nantinya.

Dari Masjid Agung ke Gramedia Grand Indonesia sebetulnya lumayan kalau hanya jalan kaki. Tidak menghabiskan tenaga, namun akan terasa aneh saja bagi masyarakat yang telah dimanjakan kendaraan bermotor (bukan saya). Berikut rute jalan yang saya tempuh.

Klik gambar untuk memperbesarnya.

Meski terkesan agak norak, jalan-jalan seperti ini merupakan hal yang menyenangkan buat saya. Apalagi sendirian tanpa guide ataupun teman. Bertemu seseorang (kenalan) di jalan adalah hadiah yang sangat istimewa. Namun, ternyata sampai di depan Menara BCA pun tak ada orang yang menyapa maupun orang yang tiba-tiba bertanya tentang suatu hal. Sayang sekali, sodara-sodara.

Di Gramedia Grand Indonesia, suasananya cukup penuh, tidak separah antrian maupun keadaan di Gramedia MOI saat diskon 30% juga. Masih tergolong kondusiflah, istilahnya. Antrian mengular, tapi tak samapi lebih 20 menitan.

Akhirnya, buku yang saya inginkan telah terkunci dan siap diangkut. Buku-bukunya antara lain:

1. Pasar GambirKomik Cina dan Es Shanghai oleh Zeffry Alkatiri.

gambar oleh goodreads.com

2. BAS, BIS, BUS: Berbagai Masalah Bahasa Indonesia oleh Ajip Rosidi.

gambar oleh nalar.co.id

3. Angels & Demons oleh Dan Brown.

gambar oleh serambi.co.id

Tagged: , , ,

§ 2 Responses to 「Ngayab」 Jakarta: MASK—Gramedia GI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading 「Ngayab」 Jakarta: MASK—Gramedia GI at B e r s a n t a i S e j e n a k . . ..

meta

%d bloggers like this: