Lamat-lamat Kumat

Tak perlulah memakai jimat.
Apalagi pakai alat-alat pemikat.
Sungguh cintaku takkan berkarat.
Meski masa depanku bukanlah pesepak bola hebat.

Tentu saja ini sebuah pengandaian sesaat.

Advertisements

5 thoughts on “Lamat-lamat Kumat

    1. Watdezig! Jangan gitu lah. Biarkan ini mengalir seperti adanya. Ritme hidup ini biarkan merona dengan sendirinya. Oke, don’t be galau. Xixixixi 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s