Arsitek dan Drafter

8 January 2013 § 7 Comments

Lo udah kerja? Kerja di mana?? Di kantor jadi apa???

Sering banget gua dapet pertanyaan seputar gawean kayak di atas kalo tetibaan gua mau cabut dari kampus. Ga jarang mereka ber-Oohhh—yang mana reaksinya seperti abis nginjek taik kotok. Kaget, terkejut. Waw gitu deh.

Saat ditanya “Lo kerja jadi apa?”, gua bakal jawab dengan jumawa lagi low profile: “Drafter”. Hal yang terjadi selanjutnya adalah lawan bicara gua kebingungan. Kalo sudah begitu, gua akan meralat jawaban gua dengan, “arsitek”. Ga jarang juga mereka ber-Oohhh—yang mana reaksinya seperti abis ngentut diem-diem di ruangan ber-AC. Jadi, apakah arsitek dengan drafter itu sama? Hmm…mari kita cari tahu sama-sama.

Apa itu drafter? Apakah ada hubungannya dengan konsepmengonsep—karena ada kata ‘draft’? Ataukah bertali-temali dengan Rizky ‘Kiput’ Pasaribu—karena dia adalah seorang ‘drifter’?

Sederhananya, gua bekerja di perusahaan kontraktor. Kontraktor itu pemborong. Pemborong itu di sini artinya perusahaan yang membangun bangunan sesuai spesifikasi konsultan. Konsultan itu apa…nanti aja. Mari fokus ke topik yang mau gua angkat. Bangun-membangun bangunan adalah fokus utama kantor gua. Lebih spesifiknya, bangunan yang dimaksud adalah proyek rumah tinggal.

Arsitek atau Drafter
“Arsitek” memiliki definisi ‘(1) ahli dalam merancang dan menggambar bangunan, jembatan, dsb, biasanya sekaligus sebagai penyedia konstruksinya; (2) perencana’. Singkatnya, arsitek adalah orang yang ahli dalam mendesain bangunan. Arsitek adalah unsur vital dalam sebuah rancang-bangun suatu bangunan. Ini keren banget!

“Drafter” dalam google translate berarti ‘konseptor’. Konseptor adalah orang yang mencetuskan (pionir) atau yang mula-mula memiliki gagasan. Jadi, menurut dua sumber yang digabungkan, drafter adalah orang yang pertama kali memberikan ide dalam membuat sesuatu, yang dalam hal ini desain bangunan. Nah, dalam lingkup kerjaan gua, pengertian di atas keliru.

“Drafter” dalam pengertian kerjaan gua adalah ‘orang yang ahli menggambar desain bangunan’. See? Lihatkah perbedaannya? Bedanya hanya pada mendesain (arsitek) dan menggambar desain (drafter). Arsitek berpikir bagaimana menciptakan desainnya, sedang drafter berpikir bagaimana merealisasikan desain yang arsitek buat.

Sebetulnya menjadi seorang drafter bisa berupa arsitek juga. Drafter ga melulu cuma menggambar desain yang arsitek buat. Masuk akal drafter adalah arsitek itu sendiri. Namun, pasti ada nilai-nilai yang membedakan di antara kedua profesi tersebut. Relatif, tetapi ada gradasi warna di antaranya.

Dalam prosesnya, arsitek adalah drafter yang memiliki jam terbang tinggi. Arsitek bukanlah seorang arsitek jikalau ia belum pernah mendesain karyanya. Sebelas-duabelas dengan penulis yang menulis novel, arsitek perlu dan musti membuat desain buah-pikirnya. Dan itu bukanlah berarti hanya satu-dua buah karya. Perlu berulang kali desain yang sedianya ia cipta. Dengan begitu, hasil yang didapat nantinya memiliki corak khas dirinya.

Gua dalam hal ini masih berupa ‘drafter yang tertukar’. Hahaha:mrgreen: Gua masih hijau, belum ada karya yang dapat mendefinisikan diri gua, pun gua masih hanya menjiplak designer kantor gua. Perlu bertahun-tahun untuk menaikkan gua ke tingkat yang lebih tinggi dan melampauinya *jadi inget Buzz Lightyear*

Artikel yang cukup singkat dan curcol. Masih jauh dari pengertian sebenarnya, tapi paling kaga udah bisa bantu ngegambarin sedikit bayangan tentang kerjaan gua. Semoga membantu🙂

Tagged: , , ,

§ 7 Responses to Arsitek dan Drafter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Arsitek dan Drafter at B e r s a n t a i S e j e n a k . . ..

meta

%d bloggers like this: