Kingsman: The Secret Service 「Review Film」

27 February 2015 § Leave a comment

image

Directed by Matthew Vaughn
Produced by Adam Bohling, David Reid, Matthew Vaughn
Screenplay by Jane Goldman, Matthew Vaughn
Based on The Secret Service by Mark Millar, Dave Gibbons
Starring Taron Egerton, Colin Firth, Samuel L. Jackson, Mark Strong, Michael Caine, Sofia Boutella

Kingsman The Secret Service adalah film action yang unik. Ada sekelompok agen mata-mata yang menjaga kedamaian dunia sejak dulu kala. Ciri-cirinya berpakaian rapi ala gentleman. Organisasi mata-mata itu disebut Kingsman.

Saat itu dunia sedang dilanda bahaya. Ada penjahat kelas dunia yang ingin melenyapkan sebagian manusia demi menjaga populasi dunia yang semakin padat. Ia yang juga pengusaha operator ponsel membuat SIM yang dapat merangsang penggunanya berbuat kekerasan terhadap orang di sekitar. Penjahat yang bernama Valentine (Samuel L. Jackson) dibantu kaki-tangannya yang berkaki seksi, Gazelle (Sofia Boutella).

Harry Hart (Colin Firth) sang Galahad tidak tinggal diam. Ia mencoba untuk mencegah terjadinya krisis dunia, namun terhenti aksinya oleh sang penjahat bertopi warna norak itu. Seriusan, Nick Fury susah banget dihilangkan dari diri Valentine, se”muda” apapun gayanya.

Eggsy (Taron Egerton) membalas! Ia yang pernah ikut audisi Kingsman namun gagal di ujian terakhir ikut ambil bagian dalam menghentikan kegilaan Valentine. Dengan aksinya yang menawan dan sedikit hoki, ia dapat membunuh Valentine sekaligus Gazelle di kediaman mereka. Eggsy pun menikmati anggur tua nan mahal dengan Putri Skandinavia di selnya. Tamat.

Kingsman memiliki resep seperti ini: canggih, cepat mati, dan humor sarkas.

Seperti cerita spionase lainnya, Kingsman dijejali dengan senjata berteknologi anyar dan futuristik. Penonton dibuat terpana dengan senjata mematikan dan tajamnya kaki ayam yang bisa membelah dua tubuh manusia dengan presisi. Engga betulan kaki seekor ayam, melainkan kaki gadis sang bodyguard dari villain di film ini. Alih-alih menunjukkan langkah kaki indah yang mbunting padi, Gazelle berjalan dengan kaki ayam metal yang sekuat baja dan setajam pisau cukut gillete (bukan Tiger yang tumpul itu).

Gue cukup sadar film macam ini butuh lebih banyak aksi jegar-jeger tenimbang drama dengan banyak cakap dan boros durasi. Maka, nggak heran pertarungan yang muncul terkesan boros nyawa. Terlebih orang-orang dalam gereja yang sedang berdoa. Klimaksnya adalah penghancuran chip yang ditanam di setiap leher orang yang setuju dengan ide culas Mr. Valentine yang mengakibatkan meledaknya tiap-tiap kepala dari mereka itu dengan satu sentuhan saja (one click action).

Di situlah yang membawa humor sarkas yang dilakukan Matthew Vaughn sebagai penyemarak aksi. Musik latar peledakan kepala manusia pro-Valentine yang memuncratkan percikan kembang api adalah musik beat yang kontras dengan suasana yang terlihat. Paradoks abis! Gue suka idenya.

Akting Eggsy lumayan. Lumayan kaku. Nilai plusnya hanya pada saat dia mencuri mobil anakbuah dari pacar ibunya. Keren! Selebihnya biasa. Mendingan Gazelle ke mana-mana. Dingin, kejam, dan anggun.

Jangan mention aktingnya Michael Caine. Kesian perannya. Matinya apalagi. Jackson mendingan, masih bisa diliat sengaknya. Colin Firth dan Mark Strong juga biasa. Pokonya aktingnya kebanyakan biasa. Cuma ketolong sinematografi yang diracik dengan dramatis.

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kingsman: The Secret Service 「Review Film」 at B e r s a n t a i S e j e n a k . . ..

meta

%d bloggers like this: