Meluangkan Kesadaran (edisi ga sadar)

28 April 2016 § Leave a comment

Sepagi-pagi ini gue udah ngejogrog di Terminal 1C. Biasa, tugas negara. Flight ke Kualanamu pukul 6.05 nanti. Mata udah sayup-sayup pengen merem aja bawaannya. Efek begadang. Berhubung gue orangnya mbablas kalo tidur, suka kesiangan kalo bangun, jadilah gue melék semaleman demi menjaga pikiran dan mata tetap sadar. Alhasil, sekarang gue kriyep-kriyep nunggu senderan kursi Batik Air.

Siyalnya (atau mungkin bagusnya?), gue udah datang 2 jam sebelum boarding. Crap! Sekarang bingung mau ngapain. Maunya tidur di waiting lounge. Mau. Banget. Tapi inget cerita supir taksi yang pernah antar penumpang pasca ditinggal terbang rasanya gue kudu waspada dan cenderung was-was. Jangan sampai udah datang kepagian ujung-ujungnya malah ketinggalan pesawat gegara ketiduran. Nyesek, bruh.

Dan voila! Gue sekarang nulis ga jelas cem ginian supaya bisa tetap mlotot demi sarapan hangat dari awak manis tipikal berambut bondol khas Batik Air.

Doh, mulai kabur kesadaran. Ngantuk abis. Semoga aja perjalanan kali ini lancar dan menyenangkan. Hehehe

PS: Crap again! Ternyata gue dapet kursi jendela di pintu darurat. Kumaha aing? Lem mes sepanjang perjalanan mikirin jendelanya kebuka sendiri trus nerbang-nerbangin orang di dalam pesawat termasuk gue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Meluangkan Kesadaran (edisi ga sadar) at B e r s a n t a i S e j e n a k . . ..

meta

%d bloggers like this: